Showing posts with label Me. Show all posts
Showing posts with label Me. Show all posts

Tuesday, August 2, 2011

I'm Back........ :-)

Walaaaah udah ketinggalan banget sama dunia blog nge-blog :-( belakangan ini banyak menyesuaikan jadwal karena kenzie udah sekolah, jadi bangun harus lebih pagi, siang juga jadi ga bisa istirahat karena jadwal masak gue pindah ke siang hari dan lain2 lah. Udah gitu blog gue sempet error ga bisa dibuka, jadilah gue pasrah juga secara ga ngerti gimana ngutak ngatik beginian.

Soooooo many things happened since the last time i've write here. Banyak banget sampe bingung apa yang harus diceritain :-)

Update kenzie:

Kenzie udah pre schooler sekarang, jadi dia udah masuk sekolah setiap hari. Cuma 2,5 jam per hari tapi lumayan lah untuk dia ada kegiatan positif dan bisa belajar banyak hal juga waktu di sekolah.

Kenzie makin pinter ngomongnya, udah bisa menjawab ketika kita menegur (this is not good) tp ini adlah bagian dari perkembangannya. Logika berpikirnya udah jalan sedikit dan cukup membuat kita terheran-heran, but it's amazing :-)

Yang lagi kita gumulin untuk kenzie akhir2 ini adalah kenzie itu emosinya mudah terpancing. Jadi misalnya, kalo dia lagi di dalam mobil bareng kita trs ada motor/mobil lain yang mendahului mobil kita, nah kenzie bisa tuh kayak marah dan ga seneng gitu. Dia bisa bilang: "kok dia lewatin kita sih? ga boleh" yah semacam itu. Ato pernah ada 1 kejadian sewaktu kita lagi jalan di gang rumahnya emak (nenek kenzie dari papanya), ada anak jalan di belakang kita lalu tu anak jalan ngelewati kita. Kenzie langsung marah dan bilang sama gue "kenzie mau tabrak dia aja, krn dia ngelewati kita". Nah lo???? tapi itu bener2 dia lakuin, dia lari2 mau ngejar itu anak, ya langsung aja gue pegangin dia. Bisa gawat ga sih???? Walah, gue jadi bingung kenapa pula anak gue bisa begitu???

Banyak kejadian2 sejenis itu yang bikin kita struggling juga masalah emosinya kenzie. Setelah kita pikir dan memeriksa hati kita berdua sebagai orangtua, ternyata kita mendapatkan bahwa itu menurun dari kita orangtuanya sendiri. Kok bisa? Karena begini, hendry dan gue kadang suka ngobrol2 di mobil dan kadang kalo pas ada mobil yang ga bener jalannya kita suka komentarin gitu. Itu pertama, lalu yang kedua emosinya hendry lumayan sering terpancing ketika lagi bawa mobil (ya tau sendiri lah di sini orang bawa mobil seperti apa terutama mikrolet dan teman2nya); berikutnya, gue juga masih suka emosian sm kenzie. Kalo dia ga taat gue sering terpancing dan marah sama dia :-(

Ternyata, itulah penyebab kenapa kenzie emosinya mudah terpancing. Itu bener2 nurun dari kita orangtuanya dan itu bikin kita merasa bersalah, sedih, dan kita komitmen untuk berubah. Sedih banget loh ngeliat anak kita jadi bad attitude karena dia ternyata mencontoh dari kita orangtuanya sendiri.... Karena anak kecil, apalagi seumuran kenzie begini SANGAT MUDAH MENIRU, baik PERILAKU, PERKATAAN, bahkan apa yang TIDAK KELIHATAN itu bisa transfer ke dia. Mungkin kita ga sadar yah kadang2 ngomong sesuatu yang ga baik, kelepasan ato gimana. Tapi itu bisa langsung ditiru sama anak. Ini bener2 bikin gue sadar dan harus langsung berubah agar anak gue ga jadi berkat nantinya.

Yah, buat gue sendiri, sekarang masih menikmati aja menjadi mama dari kenzie, istri dari hendry :-) trs punya komunitas baru di sekolahannya kenzie. Puji Tuhan juga jadi bisa banyak ngobrol, tuker pikiran dan saling membangun sesama ibu2. Kita juga ada support groupnya, walopun baru jalan 3x tapi kita bisa saling sharing masalah dan kebutuhan anak. Thanks God ditunjukkan sekolah yang terbaik juga untuk kenzie dan mama :-)

Hubungan dengan suami?? Thank God juga semakin baik, semakin mesra dan kita masih mikirin dan pergumulin tentang menambah anggota baru dalam keluarga. Kenzie udah minta dede, tapi kita masih belum dapetin kerinduannya. God yang rencanakan terbaik juga untuk kita sekeluarga. Gue sih pada dasarnya lebih terbuka aja, kalo emang Tuhan kasih yah menerima dengan sukacita. Kalo ga dikasih pun yah ga bermasalah, gue menikmati kok setiap saat hari-hari gue sekarang ini. Ga ada yang kurang dari menjadi ibu dengan hanya 1 anak. Tapi kalo Tuhan tambahkan lagi anugrah itu buat kita, gue yakin pasti ada banyak hal lain lagi yang Tuhan ingin agar kita bertumbuh dan belajar. Karena bagi gue, anak itu adalah titipan Tuhan. Dan anak adalah alat Tuhan juga untuk membentuk gue, jadi kalo nambah anak gue harus siap dengan banyaknya pembentukan dan mungkin ada lebih banyak lagi dukacita yang mendatangkan sukacita nantinya :-)

Nanti mau nyambung lagi, ada posting yang ke pending gara2 blog gue error. Halah, gimana ini gue kok kaga pinter2 sama beginian. Ngeliat blognya orang kok bisa bagus2, gimana caranya.. hehehhe

Wednesday, January 26, 2011

A Thankful Spirit

Udah jam 11 pm tp ga bisa tidur :-( thinking about so many things. Especially about my life, about my little family. Beberapa hari ini mendengar dan melihat cerita atau yah bisa dibilang realita hidup dari beberapa keluarga dan semua punya problemanya masing-masing. Dan gue sendiri memiliki problema keluarga gue sendiri.

Beberapa hari atau kurang lebih 2 minggu ini komsel sedang ngebahas tentang keuangan, gimana cara kita mengatur keuangan keluarga kita. Kita belajar tentang budgeting, memiliki keuangan yang terencana, gimana supaya kita bisa punya investasi juga. Wah kita semua kaget waktu kita bikin pengeluaran kita per bulan, hampir semuanya pas-pasan (dlm arti lain ga bisa nabung) bahkan ada yang defisit hahahahaha.... Betapa kagetnya kita waktu kita lihat pengeluaran kita habis untuk apa saja. Untuk keluarga kami sendiri, kami merasa kami SANGAT PERLU mengatur kembali keuangan keluarga, belajar untuk mencukupkan diri, dan disiplin terhadap budget yang sudah kita  buat. Terus terang aja, issue keuangan ini selalu menjadi bagian yang paling ga gue suka, karena gue selalu merasa ini adalah sesuatu yang menjadi masalah dalam keluarga gue (bagi diri gue secara khususnya). Seringkali gue merasa kurang, tidak cukup, tidak terpenuhi dan kurang bahagia karena uang. Seringkali gue ga bisa bersyukur karena gue merasa gue harusnya bisa menghasilkan lebih dan bisa menggunakan lebih juga :-) (gue merasa ini adalah salah satu hal yang Tuhan banyak ajar buat gue dan gue masih struggling dan blm menang dalam hal ini). Banyak kali gue ngebandingin hidup gue dengan orang2 yang "kelihatannya" lebih berlimpah secara materi dan mereka bisa melakukan apa saja yang mereka butuhkan dan inginkan, bisa melakukan apa saja yang mereka inginkan.

Gue lebih banyak bertanya "kenapa gue tidak seperti orang yang berkelimpahan" daripada gue "bersyukur" karena gue udah memiliki lebih daripada kebanyakan orang yang tidak punya. Bahkan beberapa hari yang lalu pun masih sempet ngalamin masalah yang berhubungan dengan "uang" dengan hendry.

Lalu waktu gue lagi baca buku "Created to be his help meet" nya Debi Pearl, ada chapter tentang A Thankful Spirit. Di situ dibilang A wise woman sets a joyful mood in her home. Through laughter, music, and happy times, she creates a positive attitudes in her children. She knows that a lighthearted home relieves her husband of stress. Di dalam chapternya pada bab yang pertama ditulis seperti ini, "You might be one of the women who often complains about her family's lowly financial state and how she must "do without" because her husband "cannot support the family decently". This downcast, unthankful attitude is a dishonor to God and an attack upon your husband's ego. If you ever been guilty of this attitude, now is the time to say "Never Again". :-)

Gue merasa tertegur dengan paragraf di dalam buku itu, dan gue merenung dan gue merasa itu adalah diri gue, gue seringkali seperti itu. Dan masalahnya adalah dalam diri gue. Gue bersyukur sama Tuhan karena Dia udah bukain gue tentang hal ini dan gue mau berusaha untuk bilang never again. Gue emang ga secara frontal menyalahkan hendry dan bilang dia ga mampu membiayai keluarga kami. Sebenarnya tidak seperti itu, justru permasalahannya adalah rasa tidak cukup, feeling of discontentment. DISCONTENTMENT IS NOT A PRODUCT OF CIRCUMSTANCES; IT IS THE STATE OF THE SOUL. And I'm totally agree with that statement! Emang rasa tidak puas itu bukan disebabkan oleh keadaan, tapi itu emang lahir dari jiwa kita.

Gue sadar banget kalo gue emang banyak merasa tidak puas, menyalahkan situasi dan keadaan dan berharap keadaan berubah sehingga gue bisa lebih puas. Sighhhh....... Gue sadar kalo itu ga akan mungkin terjadi kalo tidak lahir dalam diri gue. My hubby often said "Aku ga mau jadi orang yang kaya, banyak uang dan aku tau kalo Tuhan juga ga akan kasih aku berlimpah dalam materi. Kalo aku belum belajar kata puas dan bisa merasa cukup dengan yang ada, Tuhan tidak akan pernah memberikan itu untuk aku dan aku juga tidak akan mau jika aku belum belajar kata puas dan cukup". Yeah gue sadarlah kalo itu benar. Gue seringkali bilang sama dia, "emang apa salahnya dengan banyak uang? kalo kita bisa menggunakan uang itu untuk bantu orang yang membutuhkan dan memberi kepada orang lain". Gue merasa sudah bisa bersyukur dan merasa puas, tapi sebenarnya tidak. Dan Tuhan berulang kali ajar gue dalam hal ini, dan masih tetap mengajar gue sampai saat ini. Jujur aja sedikit susah emang untuk selalu merasa cukup dan puas sehingga bisa bersyukur dengan keadaan. Tapi gue bertekad untuk mau belajar dan mau taat sm Tuhan, gue mau jadi help meet untuk my hubby dan mau menjadi teladan untuk kenzie juga.

Gimana caranya? Harus latihan. Gue harus latihan untuk bersykur dan bersukacita setiap hari, harus latihan untuk merespon secara positif terhadap setiap hal. Learn to enjoy life. Practice to be thankful and smile.

"But the fruit of spirit is love, joy, peace, longsuffering, gentleness, goodness, faith, meekness, temperance: againts such there is no law" (Galatian 5: 22-23)

Friday, December 17, 2010

Growing up

Dah lama banget ga nulis2 and curhat2 di blog.... kayanya sekarang kalo siang bawaannya ngantuk melulu. Tapi yg anehnya ga selalu bisa tidur, udah bolak balik di tempat tidur ttp aja susah merem. Entahlah...

Update ttg kenzie:

Yang pertama, makan nasinya tetap berlanjut dan tetap aja lama. Tiap kali makan bisa paling cepet 1,5jam. siiiiighhhh......... kadang gw udah boseeeeeen bgt nungguin dia makan dan tetap aja it proses banget buat membentuk karakter kesabaran gw (masih suka kepancing jg seh) tp getting better lah sekarang. Yang anehnya, dulu kan kalo gw kasih bubur dia bisa makan cepet, 15 menit jg udah selesai. Sekarang sejak dia makan nasi dan makanan2 lainnya, kalo makan bubur ikutan lama juga sama kayak makan yg laen. Jd sekarang gw udh ga ada andelan lg kalo mau buru2 pergi atau mau suruh dia makan cepet. Udah pasrah aja :-) berusaha dinikmati. Cuma ya ken makannya jd cuma sedikit2.
Gw tny sama dokter anaknya kenzie, katanya pola makannya hrs dibentuk. Makan ga boleh lebih dr 1 jam. Kalo udah 1jam dia udh harus stop makan, jgn dikasih ngemil atau tambahan makanan lain sampai waktunya dia makan berikutnya. Krn kalo gt dia akan kebiasaan ktnya. Lagi coba praktekin seh... tp belum ada kemajuan yg berarti.

Yang kedua, mulai januari 2011 nanti kenzie udah mulai masuk preschool. Tdnya sih niatan mau homeschooling, tp kayanya bakalan susah jg dijalanin. Apalagi gw kurang sabaran dan kurang kreatif. Kenzie juga seneng kalo ketemu temen2. biar dia bisa sosialisasi juga. Semoga aja bs membantu perkembangannya kenzie. Wkt itu gw ajak dia trial di sekolahnya itu, dia seneeeeng banget. Minta beliin tas sekolah :-) dia bilang "kenzie sekarang udah big, mau school" hehehehe.

Yang ketiga, yg baru2 ini terjadi. I'm really proud of kenzie. Dia udah lepas diaper kalo tidur malam :-) I really thank God for this. Soalnya sempet nyoba jg seh waktu itu kira2 4 bulan yg lalu, tp dia blm bisa dan pipis kemana-mana. Nah, ceritanya kira2 4 hr yg lalu pas gw lg siap2in dia buat tidur (gantiin PJ and mau pakein dia diaper) dia bilang dia ga mau pake diaper bobonya. Trus gw sm hendry bilang sm dia kalo ga mau pake diaper jgn ngompol yah, harus bangun n bilang kalo mau pee. Ok begitu katanya.
Nah malam itu dia ga ngompol, krn dia agak gelisah tdrnya krn pilek n batuk jd kebangun2 n gw ajak dia pee pas bangun, Pas hr kedua dia sempet ngompol di kasurnya, hr ketiga dia ngompol di kasur gw (krn dia sempet tdr ke kasur gw). Nah hr ke 4 (which is semalem) dia bangun jam 2 pagi n manggil2 gw n bilang dia mau pee :-) waaah senang sekali... dan dia bhasil tidur kembali tanpa ngompol sampe pagi tadi.  Kenzie hebat :-) tetap dipertahankan yaaah....

Gw melihat dan merasakan bahwa mendidik dan membesarkan anak itu benar2 sesuatu yg luar biasa, dan kita perlu hikmat dr Tuhan lah. Banyak sekali waktu2 di mana gw ngandelin kekuatan gw sendiri n itu bikin gw stres. Kadang gw membandingkan dengan anak2 lain, mami2 lain yang anaknya udah bisa ini dan itu pada usia ken. Tapi emang gw belajar kalo setiap anak itu unik dan buat segala sesuatu itu emang ada masanya :-) (Ecclesiastes 3:1) "There is a time for everything and a season for every activity under the heavens....." that is true. Kadang gw bisa kecewa dan tanya Tuhan, kenapa kok ken blm bisa ini atau itu? sebagai contoh kayak dulu waktu dia masih poop di diaper, gw sampe cape dan marah2 sama kenzie krn dia ga mau poop dia toilet. Dia nangis, gw tambah stres. Sampe curhat di facebook. Tp pd akhirnya, kenzie mau juga dan ternyata segala sesuatu ada proses yg harus dilewati dan SETIAP ANAK ITU DICIPTAKAN UNIK, dan mereka pny masanya masing2 untuk menyelesaikan tahap demi tahap. Jadi kalau liat dr pengalaman gw dalam mendidik kenzie, kita sebagai orangtua (specially mama) harus sabar dan tetap konsisten, tapi jangan sampai kita keras dan malah bikin anak jd trauma. Ikutin aja step2nya, kita usahakan yg bisa kita lakukan, jgn frustasi kalo belum berhasil. Kuncinya adalah KONSISTEN. Dan biasanya gw doain semua yg gw targetkan untuk kenzie. Dan, puji Tuhan banyak yg gw capai di tahun ini :-)

Update about me and hendry:

Lagi berusaha untuk memupuk hubungan kita agar semakin berkualitas. Krn kemaren2 sempet bbrp kali konflik cuma karena hal2 kecil dan itu juga karena banyak sekali asumsi2 dan salah paham serta komunikasi yg tidak berjalan dengan baik. Mungkin karena kita udh makin disibukkan dengan tugas dan kewajiban kita masing2, jd waktu untuk kita ngobrol dr hati ke hati jg udh berkurang banyak. Ngobrol tapi hanya cerita rutinitas yg kita alami, tapi kita udh berkurang ngobrolin hubungan kita, target kita ke depan bagaimana, evaluasi dll. Semuanya perlu dilakukan agar hubungan kami berdua tambah baik.
Tapi kita mau berusaha, mulai pisahin waktu untuk bisa pergi berdua lepas dari kesibukan menjaga kenzie :-) itu sangat diperlukan buat membangun kualitas hubungan kita berdua. Saat teduh bareng (sekarang lg on off aja). Kayanya gw deh yg udah keburu ngantuk duluan kalo malem, ketemu kasur udah mau tidur aja bawaannya. Kalo pagi, hendry yg susah bangun :-) yahh harus dicoba lagi, jia yoooo!

Planning kita mau bikin goal setting buat family kita nanti pas malam natal/akhir tahun. Sudah ada beberapa seh yg kita udah obrolin, terutama masalah karakter. Nanti gw bakalan tulis di sini biar kita pada inget dan bisa diliat terus. Perlu ada hal2 yg dicapai tahun depan biar kita makin berkualitas dan makin bertumbuh dalam Tuhan :-)

Ok segitu dulu aaaah... pegelllll...

Thursday, August 26, 2010

Enjoying my "fulltime job"

My boy, namanya Kenzie Levi Chandra, 2thn6bln usianya. Paling tenang kalau dia udah bobo kaya gini :-) ngeliatnya damai dan ga ada yang dipikirin...

Sebelum gue married dan pas masa pranikah gue sama hendry, aku sempet berpikir dan beda pendapat sama hendry tentang gimana nanti kita membesarkan dan mendidik anak2. Yang paling ngotot adalah pendapat gue bahwa gue mau tetap bisa kerja dan ngejar karir gue meskipun nanti gue dah punya anak. Tapi hendry ga setuju dengan pendapat itu, bagi dia kalau kita udah punya anak nanti kita harus bersedia memikul tanggung jawab penuh untuk mendidik dan membesarkan mereka, at least salah satu dari kita. Tapi ga mungkin dia dooong.. jadi ya harus gue. Gue ga setuju dan tetep ngotot sama pendapat gue (ketauan neh dah ga tunduk..).

Gue punya pendapat begitu karena gue pikir mendidik anak dapat dilakukan meskipun gue ga harus fulltime di rumah dan gue berpikir ngapain juga gitu gue sekolah tinggi2 dan habis itu masuk dapur (seperti katanya orang2 dulu jaman bokap nyokap gue). Idealisnya ya gue mau dong praktekkin ilmu2 psikologi gue di tempat gue kerja...

Setelah gue married, kita memutuskan buat menunda dulu kedatangan anggota baru dalam keluarga karena kita mau menikmati masa2 berdua dulu dan mungkin rasa2nya belum begitu siap dengan tanggung jawab yang baru yaitu mendidik dan mengasuh anak. Bagi gue dulu, kalo dah punya anak itu REPOT banget, ga bisa ngapa2in dan USELESS.... Jadi lebih karena gue akhirnya kita menunda-nunda... Gue juga masih mikir, nanti gimana kalo udah punya anak mana bisa juga gue kerja lagi...

TAPI... Ga tau kenapa setelah berjalan 1 tahun kita menunda kehamilan, Tuhan juga taruh satu kerinduan dalam hati gue untuk kita punya baby dan kesiapan dalam hati gue untuk memutuskan bisa fulltime ngerawat dan mendidik anak. Sebenarnya banyak faktor yang pada akhirnya bisa membuat gue berubah pendapat dan pikiran gue.

Pertama, siapa juga yang mau jagain anak gue???

Kedua, gue ga percaya sama baby sitter dan pembantu

Ketiga, Tuhan banyak bukain bahwa banyak sekali anak2 yang karakternya ga baik, susah taat sm orangtua, jadi anak2 pemberontak, manja, dll karena mereka tidak berada dekat dengan orangtua mereka sepanjang waktu.. (gue ga bilang bahwa anak2 yang orangtuanya kerja dan hanya dititipkan ke orangtua atau baby sitter itu ga baik looh..) tapi gue ngerasa aja kalo Tuhan mau gue ambil tanggung jawab ini secara full.. Tuhan juga ingetin firman di Ulangan 6:7 "haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak2mu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau sedang berbaring, dan apabila engkau bangun" Nah, ngajarin anak berarti harus dalam setiap keadaan dan kondisi. Gue percaya, kalau kita ngajar dan ngedidik anak2 kita di dalam Tuhan dan sesuai dengan kebenarannya dan tanggung jawab itu kita ambil secara fulltime maka mereka akan jadi anak2 yang bisa menjadi berkat.

Keempat, Gue mau anak2 dan gue bisa jadi berkat dan teladan tentang bagaimana kita hidup dalam standar Tuhan dan gue mau visi Tuhan dalam hidup anak2 gue nanti bisa terpenuhi dan itu butuh banyak investasi, termasuk waktu bersama mereka.

Kelima, Harus tunduk juga yah sama suami... :-) tapi pada akhirnya Tuhan melembutkan hati gue dan secara sadar dan bertanggung jawab gue  memutuskan untuk menjadi fulltime mummy.... Yeeeaaayyy!!!

Nah, kemudian gue hamil dan lahirlah Kenzie Levi Chandra...

Banyak pertolongan yang gue dapatkan sebagai mama baru. Yang ga ngerti gmn rawat bayi, banyak bgt kekuatiran dan ketakutan dalam pikiran gue dalam merawat ken yang masih bayi waktu itu. Tapi gue bersyukur karena kita sempet ada denger seminar Parenting Life yang Welcoming Baby (very helpful), itu ngajarin kita ngedidik anak kita sesuai kehendak Tuhan meskipun mereka masih bayi. Trus bantuan2 juga datang dari temen2 komunitas gue (Thank Goo we have them.. Love you friendss), trus dari ke 2 mama gue yang luar biasa yang senantiasa nengokin cucu2 mereka dan memberikan saran2 mereka sebagai orang2 yang sudah lebih berpengalaman. Wah luar biasa deh punya orang2 yang ada di sekeliling kita dan membantu kita...

Dan gue mulai menikmati kegiatan merawat dan mendidik si baby. Meskipun hari2 awal gue penuh dengan kelelahan dan sempet juga airmata.. hu hu hu.. ga nyangka soalnya segitu capenya ngerawat bayi. Jadi heran juga sam ibu2 yang bisa punya anak sampe 7 (kayak emak gue).. Mereka itu LUAR BIASA!!! Salut salut deh...

Sempet gue ngerasa bosen dan cape beberapa waktu lamanya dan membuat gue ngerasa gue ga berguna dan ga berharga karena gue ga bisa nyari duit sendiri, ga bisa juga ngelayani Tuhan di gereja seperti masa waktu gue belum dipercayakan Kenzie. Gue sempet bergumul beberapa bulan lamanya dan pada akhirnya gue bisa percaya kepada Tuhan bahwa panggilan Dia dalam hidup gue sekarang ini adalah MELAHIRKAN (Secara fisik dan rohani) ANAK-ANAK ILAHI yang MENJADI BERKAT buat semua generasi.

MAKIN LAMA, gue SANGAT MENIKMATI kegiatan baru gue itu. Padahal tawaran buat masuk kerja dan exist di dunia karir lumayan banyak dan cukup menjanjikan. Sempet juga kok gue bawa pulang tugas2 dari kantor gue yang lama dan gue kerjain di waktu senggang gue. Lumayan juga. Tapi FOKUS gue sekarang adalah MERAWAT dan MENDIDIK KENZIE.

Hari2 ini apalagi gue sangat dibukakan tentang adalah PRIORITAS bagi kita sebagai orangtua untuk mendidik anak. Ini bukan tanggung jawab orangtua kita ataupun para pembantu dan baby sitter, juga bukan tanggung jawab hanya salah satu dari pasangan. Tapi adalah tanggung jawab kita bersama...... Thank God akhirnya gue bisa menerima dengan sangat positif dan bahkan excited "fulltime job" gue di rumah and I'm very enjoying it...

I like every moment I saw my boy growing up.... dan gue bersyukur kepada Tuhan bahwa gue ga pernah melewatkan moment-moment indah dalam hidup Ken, wah very colorful deh hidup gue sekarang... Ada waktunya gue happy banget bisa maen bareng sama ken, ada waktu gue menjadi sedih dan kuatir ketika ken sakit, ada waktu gue bisa marah dan kecewa ngeliat ketidaktaatan dia. Tapi itu semua bagian dari proses dia menjadi anak ilahi, anak yang dikasihi oleh Tuhan....

I LOve YOU my precious SON.....







Wednesday, August 25, 2010

Istri yang cakap....

Untuk selalu jujur dan terbuka sebagai suami istri SANGATLAH PENTING. Seperti yang hendry bilang, kalau tidak ada kejujuran, apalagi yang bisa menjadi pegangan sebagai dasar kepercayaan satu sama lain... Hmmm memang ini adalah suatu kebenaran karena firman Tuhan sendiri juga mengajarkan untuk kita saling terbuka satu sama lain. Dan ini adalah pelajaran penting bagi diri gue pribadi.

Kemarin adalah hari gue memutuskan untuk jujur tentang beberapa hal kepada Hendry, dan rasanya agak mengerikan, secara gue udah nyimpen hal ini lama banget dan setiap kali mau cerita ada perasaan TAKUT. Tapi ini ga ada hubungannya dengan hendry, justru ini kan intimidasi yang iblis taruh dalam hati gue ketika gue harus melakukan suatu kebenaran. Dan gue lebih takut pada intimidasi itu sendiri sampe gue nyimpan dan tidak jujur sekian lamanya. Hari-hari di mana gue ga jujur dan gue nyimpen kesalahan kayanya berjalan ga enak banget... Tidur juga selalu terlintas masalah itu, mikirin masalah itu terus. Bahkan gue merasa komunikasi dengan hendry juga jadi terganggu (ini mungkin hanya dari sisi gue aja) karena gue merasa ada yang salah dalam diri gue dan gue terlalu pengecut untuk mengakuinya.

Tuhan sendiri sudah berkali kali mengajar gue. Mengingatkan gue untuk cerita ke hendry dengan jujur, mengakui kesalahan gue apa pun risikonya. Tapi gue terlalu takut untuk mengakui kesalahan gue.. Dan akhirnya kemarin malam gue memutuskan untuk mengakhiri kebohongan itu dan mengakui kesalahan gue ke hendry. Naaah... lega banget seh... Tapi...

Ada hal lain lagi yang harus gue terima sebagai akibat dari ketidakjujuran gue, yaitu gue harus membangun lagi kepercayaan hendry ke gue. Yah mungkin dia sih bisa percaya2 aja sama gue, tapi gue yang harus memulai dan berusaha lagi agar dia bisa sepenuhnya percaya sama gue dengan tulus dan tidak ada keraguan. Dan gue juga ga akan bisa menyalahkan dia kalau emang kepercayaan dia ke gue tiu berkurang, karena ini memang adalah kesalahan gue...

Gue sendiri kecewaaaa banget sama diri gue, gue ngerasa ga bisa nerima kenapa gue bisa melakukan hal seperti itu. Padahal beberapa minggu ini lagi banyak merenungkan Amsal 31:10-31.
Baru juga ayat ke-2 udah susah banget dilakukan :-(( "Hati suaminya PERCAYA kepadanya, suaminya tidak akan kekurangan keuntungan". Gue ngerasa gagal total. Semua kepercayaan yang udah berusaha untuk gue bangun rasanya runtuh banget. Gue mengenal diri gue dengan sangat baik dan gue takut sekali untuk ngelakuin hal ini lagi. God, need YOUR HELP.... Tapi Tuhan, gue ga boleh menyerah dan yang penting adalah gue mau bertobat dan mau melakukan lagi firmanMu. Gue percaya bahwa suatu hari nanti ayat2 dalam firman ini bisa tergenapi dalam hidup gue. This is my vision... yes!

ISTRI YANG CAKAP, siapakah akan mendapatkannya?
Ia lebih berharga dari pada permata.

Hati suaminya PERCAYA kepadanya,
suaminya tidak akan kekurangan keuntungan.

Ia BERBUAT BAIK kepada suaminya dan TIDAK BERBUAT JAHAT sepanjang umurnya.

Ia mencari bulu domba dan rami
ia SENANG BEKERJA DENGAN TANGANNYA.

Ia SERUPA KAPAL2 SAUDAGAR,
dari jauh ia mendatangkan makanannya.

Ia bangun kalau masih malam,
lalu MENYEDIAKAN MAKANAN untuk seisi rumahnya,
dan membagi-bagikan tugas kepada pelayan-pelayan perempuannya.

Ia membeli sebuah ladang yang diingininya,
dan dari hasil tangannya kebun anggur ditanaminya.

Ia mengikat pinggangnya dengan KEKUATAN, dan ia menguatkan lengannya
Ia tahu bahwa pendapatannya menguntungkan, pada malam hari pelitanya tidak padam.

Tangannya ditaruhnya pada jentera, jari-jarinya memegang pemintal.
Ia MEMBERIKAN TANGANNYA KEPADA YANG TERTINDAS, mengulurkan tangannya kepada yang miskin.

Ia tidak takut pada salju untuk seisi rumahnya, karena seluruh isi rumahnya berpakaian rangkap.

Ia membuat bagi dirinya permadani, lenan halus dan kain ungu pakaiannya.

SUAMINYA DIKENAL di pintu gerbang kalau ia duduk bersama-sama para tua2 negeri.

Ia membuat pakaian dari lenan dan menjualnya, dan ia menyerahkan ikat pinggang kepada pedagang.

PAKAIANNYA adalah KEKUATAN dan KEMULIAAN, IA TERTAWA TENTANG HARI DEPAN.

Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya.

Ia mengawasi segala perbuatan rumah tangganya, makanan kemalasan tidak dimakannya.

ANAK2NYA BANGUN DAN MENYEBUTNYA BERBAHAGIA, PULA SUAMINYA MEMUJI DIA.

BANYAK WANITA TELAH BERBUAT BAIK, TETAPI KAU MELEBIHI MEREKA SEMUA.

KEMOLEKAN ADALAH BOHONG DAN KECANTIKAN ADALAH SIA2,
TETAPI ISTRI YANG TAKUT AKAN TUHAN DIPUJI-PUJI.

Berilah kepadanya bagian dari hasil tangannya,
biarlah perbuatannya memuji dia di pintu-pintu gerbang!

Is it possible to be like this?
I believe nothing impossible if I walk with You God...

Monday, August 23, 2010

Ternyata Ken baik2 saja.... Thanks God:-)

Hari ini ken balik lagi ke dokter spesialis anaknya, ternyata ken emang sudah terinfeksi bakteri TB nya tapi syukur puji Tuhan dia baik2 saja, dia tidak sakit. Bakterinya tidak aktif. Ternyata daya tahan tubuh ken cukup kuat untuk membuat dia jadi sakit. Ken diberi obat pencegahan selama 2 bulan... Semoga saja akan terus baik2 saja :-) Terimakasih Tuhan... Kau tahu yang terbaik untuk anak2Mu....

Aku lagi baca sebuah buku: Anne of Green Gables, pengarangnya Lucy M. Montgomery. Sebenarnya kisahnya sendiri adalah kisah yang sangat biasa dan cerita sehari-hari. Perjalanannya dimulai dari cerita ketika Anne masih kecil, dia adalah seorang yang kurang beruntung dan sudah menjadi yatim piatu sejak masih kecil. Hingga akhirnya dia diadopsi dan tinggal bersama sebuah keluarga dan di sana lah hidupnya berubah. Anne adalah seorang anak yang punya banyak imajinasi dan SANGAT MENGHARGAI KEHIDUPAN. Banyak hal yang aku belajar dari Anne.... Ok, it's time for cooking, nanti aja deh ceritanya aku lanjutkan. Mau masak dulu...

Oh iya, sekali lagi Thank You Father karena dah jagain Ken dan Hendry, semoga mereka selalu sehat2 :-) Amiiiin.......

Saturday, August 21, 2010

Tomato Staking again.........

Hari ini kenzie menjalani tes2 menyusul tes mantoex dia beberapa hari yg lalu... Ken hari ini dirontgen & ambil sampel darah. Wah lumayan susah juga ternyata waktu ambil sampel darahnya ken, dia sampe dipegangin 4 orang. Yang lumayan kewalahan juga. Ga tega bgt ngeliat ken kaya gitu, rasanya dah mau minta stop aja tuh orang yang lagi nyuntikin jarum ke tangan ken. setelah proses pengambilan darah yang menurut aku terlama yang pernah aku tau.. akhirnya selesai juga. Dah mana habis itu orang lab nya bilang kalo darahnya harus di cek dulu apakah tidak ada pembekuan, kalo ada ken harus ulang lagi prosedurnya... jeng jeng... langsung lemes aku dan hendry. AKu langsung doa dan memohon kepada Tuhan spy ga ada apa2, karena rasanya susah juga yah buat memaksa ken lagi untuk disuntik dan dipaksa gt... dianya juga kasian, kitanya juga kaga tega bgt. Tapi syukur kepada Tuhan ternyata ga ada masalah jd prosedurnya susah selesai. Tinggal nanti hari senin baru aku kembali ke dokter untuk mengetahui hasil tesnya. GOD, please help us... AKu cuma berdoa yang terbaik aja yang terjadi, toh kita juga udah siap..

Hari ini juga kita pergi ke komsel lagi... Tapi hari ini kita cukup efisien dengan waktu ketemu kami. Mulai jam 4, lalu jam 6.30 sudah selesai :-) ha ha ha... biasanya mah bisa selesai jam 9an. Itu karena Nata ada janji latihan dan kita datengnya juga lumayan on time. Kenapa lumayan???? Karena janjiannya jam 3 datengnya pada jam 4. Biasanya ada yang bisa telat sampe 2 jam!!! Yah kayanya emang kita kudu lebih menghargai waktu dan mengatur waktu dengan baik. Tapi kalau kita berkomsel dengan anak2, kita tidak bisa memprediksikan waktu dengan baik. Kita cuma bisa membiarkan komsel mengalir dengan begitu saja. Karena kalau komsel sama anak2 juga mereka ikutan komsel dan kita para mama2 ga bisa begitu saja lepas tangan dan membiarkan anak2 itu mengurus diri mereka sendiri kann???

Tapi aku suka sekali melihat "keributan2" yang ditimbulkan oleh anak2, baik anakku maupun anak2 yang lain. Mereka suka bikin ulah yang lucu dan ada saja hal2 yang membuat kami tertawa, kadang2 membuat kami deg2an, yang ga enak ya bikin kami marah :-)
Tapi itulah yang harus kita belajar sebagai orangtua, belajar mengatur anak2 kita. Mengajarkan mereka ketaatan yang total terhadap kami orangtuanya.

Hari ini kita kembali sharing dari RAISING GODLY TOMATOES, hampir seluruh buku ini membicarakan ketaatan. But it is the most important thing when we (parents) want to teach our children in God's way. Kita hari ini belajar bagaimana anak2 harus taat kepada kita bukan karena takut akan konsekuensi/disiplin. Tapi mereka harus TAAT karena memang mereka HARUS. Jadi sebenarnya ktia sebagai orangtua jangan menakut2i anak dengan ancaman akan konsekuensi untuk mendapatkan ketaatan anak. Anak akan melihat bahwa mereka harus taat supaya tidak mendapat konsekuensi, padahal mereka harus taat karena memang mereka harus.

He he heh susah juga sebenarnya untuk praktekin itu, karena aku sendiri cukup sering mengancam2 kenzie untuk mendapatkan ketaatannya. Atau aku sering mengiming2i dia reward supaya dia taat. COntohnya, aku suka bilang sama ken ketika dia ga mau brush his teeth, aku akan bilang: "Ken kalo kamu tidak mau brush teeth, teeth kamu nanti bisa digigit sama caterpillar dan bisa sakit karena itu" biasanya ken akan langsung menurut :-) he he heh. Tapi itu artinya aku nakut2in dia.... Atau aku akan bilang sama dia: "ken kalau kamu tidak menghabiskan makanan kamu, kamu tidak boleh pergi komsel bersama mama dan papa", biasanya dia langsung berusaha keras untuk memakan makanannya sampai habis, hi hi hi :D Naaah... itu udah sesat dan salah didikan... Aku harus belajar banyak nehhh...

Kalau dipikir2 aku selalu menemukan banyak sekali kesalahan2 yang aku lakukan dalam aku mendidik dan mengajar ken. Semuanya biasanya berawal dari keengganan aku untuk "berperang" dengan ken atau emosi aku yang mudah terpancing kalau ken berbuat salah. Aku harus KONSISTEN dan harus MENANG. Aku ga mau ken jadi anak yang tidak mejadi berkat, aku mau ken bisa jadi berkat dan bisa menggenapi apa yang Tuhan inginkan dalam hidupnya :-) AYO SEMANGAT!!!

Friday, August 6, 2010

My promises....

Janji Nikah yang aku ucapkan di hadapan Tuhan dan Hanoyku...

Oleh anugrah dan kasih sayang Bapa Surgawi,
hari ini Minggu 20 Maret 2005
Saya, Fatima di hadapan Tuhan, Keluarga, Pemimpin, & Jemaat, menerima Hendry Chandra sebagai suami saya satu-satunya.
Saya berjanji menjadi istri yang hormat, tunduk dan taat kepada Hendry sebagai otoritas yang Tuhan percayakan kepada saya.
Saya berjanji, untuk selalu setia, mendukung, melayani, & mengasihi Hendry dengan kasih Kristus, serta mendidik anak-anak yang kelak Tuhan percayakan
kepada kita dan membimbing mereka dalam jalan kebenaran.
Baik dalam suka maupun duka, sehat maupun sakit, kaya maupun miskin, dan dalam keadaan apapun juga.
Sampai kematian memisahkan kita.

Adalah menjadi visiku untuk menjadi istri dan ibu seperti yang Tuhan inginkan, dan aku rindu apa yang aku telah ucapkan sebagai janji pada hari pernikahanku bisa aku jalankan dan aku lakukan...
"Banyak wanita telah berbuat baik, tetapi aku melebihi mereka semua. Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi istri yang takut akan Tuhan dipuji-puji" (Amsal 31:28-29)

Falling in Love, over and over again



Aku bertemu dengan hendry ketika aku masih SMU. Aku bertemu dengannya di sebuah perkumpulan anak-anak muda Kristen, kami menyebutnya Komsel. Aku dan hendry hanya berteman seperti biasa, sama seperti teman-temanku yang lain. Pada waktu itu, di gereja di mana aku berjemaat, berpacaran adalah hal yang tidak disarankan untuk anak-anak muda seumur aku. Kami diajar dan dididik untuk mendahulukan Tuhan, melakukan tugas-tugas dan kewajiban kami sebagai pelajar waktu itu. Jadi kami lebih banyak menghabiskan waktu-waktu kami untuk melayani Tuhan dan tentu saja belajar. Keputusan untuk tidak berpacaran tentu saja sangatlah SULIT untuk orang-orang seusia aku pada waktu itu, karena justru pada usia tersebut secara psikologis pun ada dorongan untuk tertarik dan menjalin hubungan yang mesra dengan lawan jenis. Tapi pada waktu itu aku dan teman-temanku termasuk anak-anak yang mau pegang komitmen untuk hal tersebut. Dan Tuhan menjaga kami.

Kami (aku dan hendry) melayani bersama di gereja kami, berteman, dan bergaul secara berkelompok. Kami tidak pernah melakukan "date" berdua. Aku ingat waktu itu dia mengajak aku, teman-teman (termasuk adikku perempuan-Nana) untuk pergi nonton di bioskop. Pada saat itu aku tidak bisa dan membatalkan janji, dan akhirnya jadilah hanoy hanya nonto berdua dengan adikku :-) Jadi mereka nge-date berdua...

Aku dan hendry berteman selama kurang lebih 7 tahun sampai pada akhirnya dia memutuskan untuk menyatakan kerinduannya untuk menikah dengan aku. Akhirnya kami menjalani masa pra nikah kami selama 3 tahun. Waktu itu usia aku 22 tahun. Aku SANGAT BERSYUKUR kepada Tuhan karena Ia mempertemukan aku dengan HENDRY. Tuhan menyediakan yang terbaik dan tepat kepada anak-anak yang dikasihiNya. Pada akhirnya 20 Maret 2005 kami mengucapkan janji nikah kami di hadapan Tuhan :-) It's so wonderful... I never forget that moment... Waktu kami berjalan melangkah masuk gereja dan diiringi oleh lagu

Today....
I will walk with my hands in God
Today..
I will trust in Him
And not be afraid...

For He will be there.....
For He will be there....
Every moment to share
On this wonderful day
He has made....

Today and forever, I will walk hold my hands with Hanoy in God.....

New new day.......

Kali pertama nulis di blog... Sebenarnya bikin blog ini untuk mengisi kekosongan aku juga kalau Kenzie lagi bobo siang :-) (yah sekarang Kenzie lagi tidur). Tapi aku juga mau nulis tentang perjalanan hidup aku sebagai seorang wanitanya Tuhan, bagaimana jatuh bangunnya aku dalam mengikuti Tuhan. Bagaimana pembentukan-pembentukan Dia untuk hidup aku sehingga aku bisa seperti sekarang ini, semua cuma karena kasih karuniaNya Tuhan...

Aku terinspirasi oleh seorang temanku yang baru menikah, dia begitu haus mencari kebenaran Tuhan dan begitu rindu menjadi seorang istri yang berkenan di mata Tuhan. Itu juga adalah kerinduanku, yang rasanya sudah terkubur lama dan hilang di balik semua rutinitas dan kebosanan yang aku alami sekarang ini. Aku berkata kepada suamiku, Hendry, sekarang kita sedang berada di padang gurun dan padang gurun ini tidak kunjung ada habisnya..

Tapi aku sadar bahwa Tuhan selalu setia dan terus menunggu aku... Dia tidak pernah sedikitpun jauh dan meninggalkan aku, meskipun aku begitu :-( (dan aku bersyukur sekali karena hal itu). Sekarang aku mau tersadar dan mau berusaha untuk bangkit, aku mau bangun kembali waktu2 aku yang hilang bersamaNya, aku mau membuka kembali telingaku yang tidak sengaja aku tutup untuk perkataan2Nya, dan aku mau berusaha TAAT terhadap apa yang Ia inginkan terhadap aku... God give me Your grace to do that...